Arif Widianto

Dua Hari Yogyakarta: Ketep Pass, Borobudur, Kota, dan Parangtritis

Ini adalah rencana perjalanan cukup santai untuk wilayah Yogyakarta dan sekitarnya. Fokus dari rencana perjalanan ini adalah rekreasi sejarah ke Borobudur melalui wilayah segar lewat Boyolali, lalu menikmati pusat kota Yogyakarta dan sedikit menikmati segarnya pantai Parangtritis di kala sore.

Tentu ada banyak variasi yang lebih menarik, dan saya yakin pembaca pasti mempunyai ide lain yang lebih fantastik. Tapi ide dari rencana perjalanan ini adalah singkat dan cukup menjangkau pusat wisata Yogyakarta dan juga menikmati pantai yang cukup terkenal di wilayah ini.

Hari ke-1

Tujuan pertama kita adalah Ketep Pass. Ini adalah obyek wisata yang letaknya persis di antara dua gunung itu, Merapi dan Merbabu. Bahkan, jaraknya hanya 2 km dari puncak Garuda, titik tertinggi Gunung Merapi. Ada persewaan teleskop. Penjual jagung. Asyik memantau indahnya Merapi. Juga bisa menyaksikan asap lava yang bergolak, asal tidak tertutup awan.

Untuk mengingatkan karena tujuan kita adalah Ketep Pass, asumsi perjalanan kita adalah ke tempat ini baru disambung kemudian Borobudur. Namun bila Anda dari Yogyakarta dan lebih memilih jalur dari Magelang, bisa pula perjalanan ini dibalik.

Setelah cukup istirahat, lalu ke arah Magelang meluncur ke Candi Borobudur. Silakan menikmati kemegahan kompleks Candi Budha ini hingga siang hari atau secukupnya.

Sore hari atau sekitar 14:00, bila dirasa cukup, langsung melaju pusat kota Yogyakarta. Karena siang/sore, mungkin lebih nyaman ke Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, alun-laun, dan/atau Taman Sari. Sore atau malam ke Malioboro menikmati Yogyakarta di malam hari.

Hari ke-2

Berangkat pagi atau agak siang (karena mungkin malamnya capek). Lalu, usahakan sebelum pukul 10, pergi ke Candi Prambanan. Sampai siang lalu mampir ke Pasar Bringharjo untuk membeli oleh-oleh Batik yang murah dan harganya terjangkau.

Bila sudah puas dengan oleh-oleh, segera meluncur ke Parangtritis menikmati Gumuk (atau gurun pasir) yang biasanya hanya ada di sahara. Dan juga menikmati segarnya pantai di sore hari.

Sore sebelum malam, kembali ke kota Yogya. Dan menikmati sisa hari di kota Jawa yang penuh nuansa ini.

Tulisan ini sebelumnya dimuat di Ranselkecil pada 14 Januari 2010. Dalam beberapa hari ke depan saya akan memuat ulang tulisan-tulisan saya yang ada di media lain di blog ini. Terima kasih.