Arif Widianto

Pejabat Publik

Ada satu masalah sosial yang terakhir kali saya rasa sangat mengganggu saya. Kenapa setiap pemegang jabatan publik selalu bingung bila ditanya tanggungjawabnya?

Contohnya begini, “Jangan salahkan gubernur aja dong. Banjir ini juga tanggungjawab masyarakat. Sudah dilarang tinggal di bantaran kali Ciliwung tapi masih saja!”

Contohnya lagi begini, “Jangan salahkan menteri perhubungan saja. Masalah transportasi ini juga masalah kita bersama. Kalau kita semua taat, tentu tidak terjadi kecelakaan yang banyak itu.”

Atau, “Kemiskinan ini tanggungjawab kita bersama. Mari kita mulai menolong orang terdekat kita.”

Dan lain sebagainya. Pasti Anda paham apa yang yang saya maksud dengan omongan-omongan tadi.

Oh ya, biarpun kutipan tidak menunjukkan sumber asli, melainkan rekaan saya belaka. Tetapi rekaan itu mengutip kejadian-kejadian yang saya baca dan lihat di media massa. Jadi, bisa dikatakan benar.

Nah, kembali ke pokok kita tadi: 1) Apakah pejabat publik tidak paham tanggungjawabnya? 2) Apakah sebenarnya pejabat publik itu tahu, tetapi mereka mereka memang tidak bertanggungjawab, jadinya bilang seperti itu? 3) Ataukah memang tidak ada tuntutan untuk bertanggungjawab bagi setiap pejabat publik?