Arif Widianto

Plagiat Batal

Buat seorang kawan lama, seseorang yang lebih muda tapi jauh lebih berprestasi, saya ditegurnya sebagai plagiat di sebuah proyek. Oke, dalam kondisi ketika kritikan itu datang, saya memang seorang plagiat. Tapi, entah ini apologi atau tidak, saya ingin menjelaskan sedikit hal.

Ketika kritikan itu datang, proyek itu sedang baru dibangun. Dalam kondisi yang kurang kreatif, saya salin berbagai isi situs situs, dengan harapan saya segera dapat melihat kekurangannya dan mengeditnya. Well, situs sudah terbit, dan saya tahu plagiat. Saya turunkan proyek yang belum final itu.

Kejadian ini tentu tidak membatalkan status plagiat saya. Saya plagiat, tapi batal memanfaatkan materia plagiarisme saya tersebut.

Itu saja. Mohonkan maafku kawan.

Semoga hormat dan respek selalu ada di antara kita. Saya menghormatimu. Semoga ke depan kita dapat bertukar ide dan karya, itu bila saya masih mampu berkarya lagi.

Saya masih perlu belajar memanfaatkan, menggali ide baru dan segar. Sementara itu, saya masih perlu belajar startegi bertempur di lumpur becek.

Salam hormat!